1 min read
tuhan menjerit dari lonceng gereja
denting menghantam, berlari terbirit
memarahi aku yang ingin merenggang nyawa
seonggok impian terkapar di tengah aspal
tak seorang pun datang memungut
hanya aku
yang ingin menemaninya berbaring
di kepala, skenario terbentang
panjang sampai menyelimuti tubuh kota
yang menggigil di makan gelap
di seberang, jibril terduduk
merokok di depan warung kopi
meratapi nasib sendiri
yang tak bisa memenangkan dunia
pada malam yang tidak ada Kamu,
aku absen dari rumah sakit jiwa.

0 Komentar