1 min read
Rasanya sesuatu yang kausayang
akan selalu seperti korek yang terus kau main-nyalakan
dan kadang hilang juga entah ke mana
lalu kau ingat-ingat juga rokok esse yang
sempat kaupinjamkan api dari korek itu
dan untuk pertama kalinya, kau mengerti
asap yang menggulung itu menghilang
& untuk pertama kalinya & tak pernah lagi setelah itu.
di malam hari kau menjadi seorang ayah
berjalan kaki membawa anjing kecil
menyusuri kota dan melihat berduyun-duyun
orang berpasangan. kau memilih mampir di gang
menenggak gelas intisari + jeruk nipis
dan menyaksikan malam.
malam itu juga, kau menceritakan mimpimu
dengan tubuh telanjang
“kita barangkali akan berada di yunani kuno”
di yunani kuno, katamu, “bersinar dengan ciuman panjang
yang membakar cakrawala”
Jakarta, 2026
Contributor

0 Komentar